Agustus sudah memasuki pertengahan bulan. Semarak gempitanya pun makin terasa. Beraneka ragam lomba diselenggarakan di mana-mana. Tak mau ketinggalan, Smansa Perjaka ikut serta meramaikan nuansa Agustus dengan rentetan jadwal lomba, salah satunya lomba memasak. Senin (13/8), Osaka (OSIS Smansa Perjaka) mengadakan lomba memasak di depan ruang tata usaha. Istimewanya, bukan siswa yang mengikuti lomba, melainkan bapak ibu guru yang menjadi peserta.

Ada 10 tim yang mengikuti lomba masak tersebut, setiap tim terdiri dari 3 orang guru. Selain bertujuan untuk menambah serunya peringatan HUT ke-73 RI, lomba di bidang kuliner itu juga menguji kekompakan dan kerja sama antarpeserta.

“Lombanya cukup menantang. Jenis masakan capcay sebagai ketentuan menu lomba kali ini sebenarnya bukan menu yang sulit untuk dipraktikkan, tetapi kerja sama dan kebersamaanlah yang jika tak berhasil dibangun bisa menjadikan sebuah tim gagal menyelesaikan lomba. Pada perlombaan masak tahun ini, saya lihat semua bekerja sama dengan baik. Hebat semuanya,” begitu tutur Dewi Rahmawati S.S., salah satu peserta dalam lomba tersebut. Ya, ternyata tidak terlalu rumit menciptakan kebersamaan. Kesadaran sebagai bagian dari sebuah tim dan kemauan untuk saling mendukung akan menumbuhkan ikatan rasa (bonding). Dirgahayu ke-73 RI, Maju terus Smansa Perjaka.

Kompak Lewat Lomba Masak

Navigasi pos