Cetak Siswa Terampil dengan Pelatihan Batik

Dalam pengembangan ketrampilan siswa terutama membuat batik, tiga siswa Smansaperjaka mengikuti pelatihan membuat batik yang diselenggarakan di Rumah Batik Wardah Purwokerto pada tanggal 3 dan 6 April 2019.

Pelatihan Batik yang diikuti beberapa siswa SMA di Wilayah Karesidenan Banyumas merupakan program LPP UNSOED Purwokerto untuk melestarikan budaya batik bagi generasi muda untuk menjadi wirausaha muda bekerjasama dengan rumah Batik Wardah Purwokerto.

Smansaperjaka merupakan salah satu sekolah peserta yang telah mengembangkan batik baik tradidional maupun ecoprint melalui PKWU /KIR dan telah meraih juara KIR UNSOED bulan yang lalu.

Leny Rahmayanti guru PKWU menjelaskan pelatihan batik dapat memberikan pengalaman membatik bagi siswa yang dapat dikembangkan di sekolah. Siswa dapat mempraktekkan pembuatan batik dalam ekskul PKWU.

Ketiga siswa Smansaperjaka yaitu Iga nur Aisyah, Khabibah dan Yosiefa Ramadhani mendapatkan kesempatan berlatih membuat batik bersama prserta yang lain.

Yosiefa peserta menyatakan sangat senang mendapatkan pengalaman penyuluhan dan prsktek membuat batik. Praktek membuat batik dengan teknik tradisional juga telah dilakukan dalam pembelajaran PKWU di sekolah.

Kepala sekolah Smansaperjaka menyambut gembira siswa dapat kesempatan membuat batik. Praktek membuat batik akan dikembangkan melalui ekskul PKwu dan KIR dapat menjadi salah satu program unggulan sekolah.

Pengembangan ketrampilan siswa dapat dilakukan dalam kegiatan ekstrakurikuler kewirausahaan dan pembelajaran prakarya yang dapat bermanfaat untuk memberikan bekal jiwa kewirausahaan siswa setelah lulus dari sekolah.

Peserta didik Smansa Perjaka Ikuti Pelatihan Batik LPP Unsoed Purwokerto

Navigasi pos