Bimbingan dan Konseling merupakan sebuah cara untuk memberikan arahan atau bimbingan yang disampaikan oleh seorang konselor untuk mengembangkan potensi yang dimiliki seorang konselor ataupun juga untuk memecahkan masalah. Bimbingan dan Konseling umumnya banyak dijumpai di sekolah-sekolah, utamanya di Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas atau yang sejajarnya. Keberadaan Bimbingan dan Konseling di sekolah sangatlah dibutuhkan mengingat kebutuhan remaja akan kemauan untuk mencari jati dirinya dan gambaran akan masa depan mulai dipikirkan.
Bimbingan dan Konseling sendiri memiliki banyak fungsi. Di antaranya ada fungsi pemahaman dan pencegahan. Namun yang paling penting adalah fungsi dalam mengembangkan potensi yang dimiliki oleh para siswa agar mereka dapat berkembang secara optimal.
Selain fungsi, BK sendiri mempunyai 4 jenis bimbingan. Yang pertama adalah bimbingan pribadi yaitu bimbingan yang berkaitan dengan permasalahan siswa. Siswa yang memiliki masalah dapat berkonsultasi dengan BK untuk meminta solusi atau jalan keluar. Kedua, yaitu bimbingan sosial. Bimbingan ini berkaitan dengan hubungan antara siswa dan orang lain baik teman, masyarakat, ataupun orang tua.
Yang ketiga adalah bimbingan belajar, siswa dapat meminta nasihat ke BK tentang bagaimana cara belajar yang efektif sehingga dapat meraih prestasi yang baik. Fungsi yang terakhir adalah bimbingan karir, yaitu berkaitan dengan studi lanjutan. Siswa yang masih kebingungan tentang hal tersebut akan dibantu oleh BK dengan tujuan agar siswa tersebut dapat mandiri dalam mengambil keputusan yang baik.

Di setiap sekolah, BK pasti menangani permasalahan yang berbeda-beda. Contohnya, seperti menurut salah satu guru BK di SMA Negeri 1 Purwareja Klampok, Dyah Pusparini.

‚ÄúPermasalahan yang sering dihadapi dari setiap jenjang itu biasanya ada yang tidak berangkat sekolah tanpa keterangan atau terlambat, tapi kalau untuk masalah besar presentasinya tidak terlalu tinggi untuk SMA ini”.

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa siswa kelas XII yang mendekati masa kelulusan biasanya akan lebih sering mengunjungi ruang BK untuk mencari informasi tentang perguruan tinggi.

Melalui penjelasan tersebut, konotasi mengerikan yang melekat pada BK merupakan suatu anggapan yang sangat salah. Karena pada kenyataannya BK sangatlah membantu siswa. Begitu beragamnya fungsi BK, diharapkan para siswa bisa memanfaatkan keberadaan BK dengan baik.

Peran BK di Sekolah

Navigasi pos