Smansa Perjaka tak kenal lelah untuk menorehkan prestasi, sekalipun masih masa pandemi seperti sekarang ini. Senin, 11 Januari 2021, tampak dua siswi Smansa Perjaka tengah berlatih presentasi dari karya esai yang telah mereka buat.

Wafiq Alifa ( XII IPA ) dan Mutiara Fitra Elbani ( XI IPA ) sebelumnya telah mengikuti ajang lomba esai tingkat nasional yang diselenggarankan oleh Institut Agama Islam Bakti Negara Tegal pada bulan Desember 2020.

Kedua siswi tersebut berhasil masuk 10 besar dan kini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti tahap perjuangan berikutnya, yaitu pemaparan isi esai secara virtual. Tentu hal ini menjadi perjalanan prestasi yang didukung penuh oleh pihak sekolah dan seluruh warga sekolah.

Muda Berkarya

Wafiq dan Mutiara memang masuk dalam deretan siswa yang suka berkarya. Mereka tak segan menyibukkan diri di antara waktu belajar karena ingin menorehkan prestasi dan menambah pengalaman berarti. Tentu bukan perkara mudah sebab keduanya harus mampu membagi waktu dengan baik.

“Kami ingin mengisi waktu muda dengan berbagai kegiatan, sayang rasanya jika terlewat begitu saja,” tutur Wafiq di sela-sela waktu berlatih presentasi esai.

Dewi Rahmawati, S.S., selaku salah satu pembimbing esai menyampaikan bahwa menulis merupakan salah satu kompetensi yang sering dijadikan sebagai mata lomba mulai dari menulis resensi, esai, artikel hingga karya ilmiah.

Menulis bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, juga di mana saja. Tak harus berawal dari bakat yang ada, menulis lebih karena didasari rasa suka atau berani mencoba.

Menulis merupakan hak individu yang tidak bisa dibatasi oleh apapun dan siapapun. Menulis adalah misi peradaban.

Selamat melanjutkan prestasi, Wafiq dan Mutiara. Selamat berkarya di masa muda!


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *