Mengantongi lahan sekolah yang luasnya hampir 2 hektar, tak heran jika banyak area sekolah Smansa Perjaka yang membedakannya dengan lingkungan sekolah lain. Salah satu di antaranya adalah keberadaan kebun buah di dekat hutan sekolah. Pada sebidang tanah yang berada di ujung belakang Smansa Perjaka, secara khusus difungsikan sebagai kebun buah jambu.

Jenis jambu yang ditanam yaitu jambu biji (merah dan putih), jambu biji kristal, dan jambu air citra. Ada sekitar … pohon yang tumbuh subur di lokasi tersebut. Tersedianya lahan kebuh buah tersebut dimaksudkan untuk menambah jenis tanaman, menghijaukan lingkungan, dan ada produk yang dihasilkan dari tumbuhan yang ditanam dan dirawat di area sekolah.

Panen Raya di Sekolah

Melibatkan pekerja harian lepas, kebun buah yang sudah ada sejak beberapa tahun tersebut dirawat cukup baik. Saat ini, musim buah buah jambu tlah tiba.  Baik jambu biji maupun jambu air, buahnya bergelantungan di tangkai-tangkai pohon dengan jumlah yang sangat banyak. Momen tersebut dimanfaatkan warga sekolah untuk memanennya bersama-sama.

Alhamdulillah musim panen kali ini kembali bisa dinikmati oleh warga sekolah. Artinya, lahan yang ada di sekolah dan apa yang kita tanam tidak sia-sia.  Beberapa warga sekolah secara bergantian ikut meramaikan panen jambu di kebun buah. Semua tampak senang bisa menikmati manisnya buah dari kebun sendiri dengan jumlah yang melimpah.” kata Drs. Amin Shodiq, Kepala Smansa Perjaka (18/3).

Sudut Favorit

 Keberadaan kebun buah merupakan salah satu sudut favorit warga sekolah. Saat musim buah jambu tiba, baik siswa, karyawan, dan guru Smansa Perjaka tak ragu turun ke lahan yang dipenuhi rumput liar. Pesona pohon jambu yang digelayuti banyaknya buah tak menyurutkan langkah untuk menikmati hasil kebun sendiri, yang tentu saja antusiasmenya berbeda tatkala menikmati musim buah jambu dengan membelinya di pasar atau kios buah.

Sensasi melihat langsung ranumnya buah yang bergelantungan di pohon, bisa memilih dan memetik sendiri menjadi daya tarik bagi warga sekolah. Harapan ke depan, semoga kebun buah Smansa Perjaka tetap terjaga dan lagi-lagi bisa menikmati panen raya.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *