Smansa Perjaka, Banjarnegara | Era pandemi membawa pada kebaruan dalam segala hal, mulai dari gaya hidup hingga pendidikan. Termasuk dalam dunia kerja, pemerintah memformat jam kerja para pegawai atau ASN sesuai pengaturan PSBB ( pembatasan sosial berskala besar ). PSBB terbaru berlaku di Pulau Bali dan Jawa dari tanggal 11 s.d. 25 Januari 2021 dengan pertimbangan melesatnya jumlah penderita yang terkonfirmasi covid 19.

WFH ( work from home ) WFO ( work from office ) merupakan format pembagian kerja dengan mempertimbangkan protokol kesehatan di era pandemi. Demi pertimbangan mengindari kerumunan, karyawan atau pekerja diatur jadwal masuk kerjanya. Sejumlah 50 persen pekerja diatur masuk selama 1 minggu dan sebagian bekerja dari rumah.
Demikian pula dengan SMA N 1 Purwareja Klampok.

Sebagai sebuah institusi pendidikan, Smansa Perjaka pun mengikuti ketentuan pengaturan WFH WFO yang ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, sekolah memberlakukan sebanyak 25 persen guru dan karyawan yang boleh hadir di sekolah sementara itu 75 persen guru dan karyawan melakukan WFH di rumah. Hal ini dilakukan guna mengurangi atau bahkan memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.

Berbicara tentang efektivitas pelayanan

Pendidikan tentu saja dengan adanya aturan PSBB baru ini hanya berimbas pada jumlah personalia yang ada di sekolah. Efektivitas pelayanan tetap diutamakan mulai dari pembelajaran daring hingga kepentingan tata usaha. WFH dan WFO di Smansa Perjaka berjalan sesuai aturan yang telah ditentukan oleh pemerintah provinsi sebagai pemegang kewenangan SMA dan SMK.

Melalui mekanisme WFH WFO diharapkan semua komponen pendidikan harus tetap mengedepankan pelayanan pendidikan sesuai tupoksi yang berlaku.

Guru tetap harus mengupayakan terselenggaranya pembelajaran secara daring secara efektif. Sementara karyawan sekolah harus mengedepankan pelayanan kepada seluruh user yang membutuhkan. WFH harus dipersepsikan sebagai kegiatan bekerja dari rumah, artinya semua orang yang terkena jadwal WFH semestinya menyiapkan diri sesuai jadwal bekerja sesuai jam kantor.

Era kini sangat memungkinkan untuk mengerjakan segala pekerjaan dari mana saja termasuk dari rumah. Guru dan karyawan pun harus menjalankan WFH dengan segenap kesadaran bahwa hal tersebut merupakan tugas yang menuntut tanggung jawab.

WFH justru memungkinkan kita semua untuk bisa menyelesaikan banyak hal di rumah tanpa harus mengabaikan aspek lain. Ambil contoh, seorang guru tetap harus menyiapkan dan memantau pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya mengajar. Karyawan pun dapat menyelesaikan banyak hal meskipun kondisi WFH.

Semua bisa dijalankan dengan ketersediaan jaringan internet yang maksimal sebagai prasyarat kegiatan di era digital.

Sekali lagi, WFO WFH merupakan sebuah upaya dalam tata kehidupan baru yang mau tidak mau harus disikapi dan dihadapi bersama demi terselesaikannya persoalan pandemi itu sendiri.

Kategori: Artikel

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *