Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan ajang sepak bola OSAKA Super League 2026, SMA Negeri 1 Purwareja Klampok menggelar Pelatihan Wasit pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten guna menyukseskan penyelenggaraan kompetisi sepak bola tahunan tersebut. OSAKA Super League merupakan ajang penggalian bakat di bidang olahraga sepak bola yang rutin diselenggarakan setiap tahun dan diikuti oleh seluruh tim perwakilan dari masing-masing kelas. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan jiwa sportivitas, kepemimpinan, serta semangat kebersamaan di kalangan peserta didik. Pelatihan menghadirkan Burhanudin Majid, salah satu wasit sepak bola berlisensi nasional asal Banjarnegara, sebagai narasumber. Sebanyak 33 peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Dalam penyampaiannya, Burhanudin Majid menjelaskan berbagai materi mengenai peraturan permainan sepak bola terbaru, teknik memimpin pertandingan, pengambilan keputusan di lapangan, etika seorang wasit, hingga simulasi praktik perwasitan.
Menjadi seorang wasit bukan hanya memahami aturan permainan, tetapi juga harus mampu bersikap tegas, adil, dan memiliki integritas tinggi. Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta memiliki bekal yang cukup untuk memimpin pertandingan secara profesional sehingga kompetisi dapat berlangsung tertib, aman, dan sportif,” ujarnya. Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk persiapan bagi para siswa yang nantinya akan bertugas sebagai wasit maupun perangkat pertandingan dalam gelaran OSAKA Super League 2026. Dengan pembekalan sejak awal, diharapkan seluruh perangkat pertandingan mampu menjalankan tugasnya dengan baik sehingga jalannya kompetisi semakin berkualitas. Kepala SMA Negeri 1 Purwareja Klampok, Asih Pangestuti, S.Sos., M.Si., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan wasit merupakan bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan sportivitas kepada peserta didik.
OSAKA Super League bukan sekadar ajang pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk mengembangkan karakter, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama. Melalui pelatihan ini kami berharap para siswa yang bertugas sebagai wasit dapat menjalankan amanah dengan profesional, sehingga seluruh pertandingan berlangsung secara fair play dan memberikan pengalaman berharga bagi semua peserta,” ungkapnya. Salah satu peserta pelatihan, Wibiakso, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan memberikan banyak pengalaman baru, khususnya mengenai penerapan Laws of the Game dan teknik memimpin pertandingan secara benar.
“Saya merasa mendapatkan banyak ilmu baru dari pelatihan ini. Materi yang disampaikan sangat jelas dan praktik di lapangan membuat kami lebih memahami tugas seorang wasit. Semoga ilmu yang kami peroleh dapat diterapkan saat memimpin pertandingan Osaka Super League nanti,” tuturnya. Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Purwareja Klampok berharap pelaksanaan OSAKA Super League 2026 dapat berjalan lancar, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta menjadi ajang pembinaan prestasi olahraga yang berkualitas bagi seluruh peserta didik.