Car Free Day SMAN 1 Purwareja Klampok: Gerakan Sehat, Hemat Energi, dan Ramah Lingkungan

Banjarnegara – SMA Negeri 1 Purwareja Klampok menggelar kegiatan Car Free Day pada Jumat (10/4/2026) sebagai bentuk komitmen sekolah dalam meningkatkan kesehatan jasmani warga sekolah sekaligus mendukung gaya hidup hemat energi dan ramah lingkungan. Program ini menjadi respons sekolah terhadap instruksi pemerintah terkait penghematan bahan bakar minyak (BBM) serta pengurangan emisi kendaraan bermotor.

Sejak pagi, suasana sekolah tampak berbeda. Siswa, guru, dan karyawan datang tanpa menggunakan kendaraan pribadi. Mereka diarahkan untuk berangkat dengan sepeda, angkutan umum, atau berjalan kaki bagi yang berdomisili tidak terlalu jauh dari sekolah. Banyak siswa terlihat antusias, bahkan beberapa di antaranya datang bersama teman-teman dengan rombongan sepeda.

Disela kegiatan Car Free Day, seluruh warga sekolah juga mengikuti senam bersama di lapangan upacara. Kegiatan ini merupakan agenda rutin sekolah sebagai aksi nyata penerapan Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya pada aspek pembiasaan hidup sehat, disiplin, dan aktif bergerak. Senam pagi ini sekaligus menjadi upaya sekolah menciptakan suasana belajar yang lebih segar dan meningkatkan kebugaran fisik siswa.

Kepala SMAN 1 Purwareja Klampok, Asih Pangestuti, S.Sos., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan Car Free Day dan senam bersama menjadi bagian dari pendidikan karakter serta pembiasaan gaya hidup sehat. “Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga badan sehat, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa setiap orang memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan hemat energi. Ini sejalan dengan program pemerintah yang mendorong masyarakat untuk lebih ramah lingkungan dan hemat BBM,” kata ibu Asih.

Ia menambahkan bahwa sekolah berupaya memperluas kegiatan ini menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara berkala. Menurutnya, siswa perlu memahami bahwa kebiasaan kecil seperti memilih transportasi tanpa bahan bakar dapat memberi dampak positif bagi bumi.

Selain manfaat lingkungan, kegiatan ini juga membawa dampak fisik dan sosial bagi siswa. Berolahraga ringan sambil berangkat sekolah, seperti bersepeda atau berjalan kaki, dinilai dapat meningkatkan kebugaran dan kesiapan belajar.Salah satu siswa, Filiano, mengaku senang mengikuti Car Free Day.

“Biasanya saya naik motor, tapi hari ini saya pilih naik sepeda. Rasanya lebih segar, apalagi bisa berangkat bareng teman-teman. Menurut saya ini kegiatan yang seru dan bermanfaat karena kita ikut menjaga lingkungan,” ujarnya.Kegiatan Car Free Day juga dimanfaatkan sekolah untuk menyosialisasikan pentingnya gaya hidup hemat energi, menjaga udara tetap bersih, dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor. Sejumlah guru bahkan memberikan edukasi tambahan di kelas mengenai dampak polusi udara dan langkah-langkah kecil yang dapat dilakukan siswa untuk menguranginya.

Dengan keberhasilan pelaksanaan hari ini, sekolah berencana menjadikan Car Free Day dan senam rutin sebagai agenda bulanan. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi menjadi budaya positif yang tertanam dalam keseharian warga sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

Info Kontak

Pengunjung
  • 0
  • 2
  • 2
  • 1,098,951
  • 289,519