Pembelajaran semester genap untuk tahun pelajaran 2020/2021 sudah tiba di depan mata. Begitu pula di Smansa Perjaka. Pembelajaran semester genap sudah dimulai sejak tanggal 4 Januari 2021. Sistem pembelajaran masih menggunakan PJJ atau daring dikarenakan masa pandemi Covid-19 belum berakhir. Pengalaman pembelajaran di semester gasal tentunya bisa menjadi evaluasi untuk pelaksanaan PJJ berikutnya yang diharapkan bisa dilakukan dengan lebih baik lagi.

Rindu Tatap Muka

Para guru, wali murid, dan siswa sebenarnya telah menantikan semester genap untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Terutama para siswa, mereka ingin sekali merasakan kegiatan belajar seperti biasa, sebelum adanya pandemi. Akan tetapi, kondisi masih belum memungkinkan untuk kegiatan pembelajaran tatap muka. Jadi, PJJ dipilih kembali demi kepentingan bersama. Tentu saja tak lupa tetap menerapkan protokol kesehatan di manapun berada.

Tita Olivia (X Bahasa) menuturkan bahwa ia sangat menantikan pembelajaran tatap muka karena ingin bisa segera bertemu langsung dengan para guru dan teman-teman, di lingkungan sekolah. Tapi ternyata hal tersebut belum bisa tercapai. Tita menambahkan bahwa ia sebenarnya kecewa tetapi akan tetap mengikuti PJJ dan berusaha meningkatkan prestasi di semester yang baru.

Pengalaman dan Pembelajaran

Banyak hal yang terjadi sejak adanya era pembelajaran jarak jauh akibat munculnya Covid-19. Hal yang dihadapi di semester sebelumnya. Ada keterbatasan proses atau aktivitas pembelajaran yang harus dijalani, seiring dengan hikmah yang tetap ada di balik setiap kejadian. Hal itu juga diungkapkan oleh Waka Kesiswaan Smansa Perjaka.

“Memang benar Smansa Perjaka tetap memberlakukan PJJ pada kegiatan pembelajaran semester genap ini. Berdasarkan pengalaman pelaksanaan PJJ di semester gasal, pihak sekolah akan selalu berkoordinasi agar pembelajaran semester ini bisa berjalan lancar. Kendala-kendala yang terjadi di semester sebelumnya semoga bisa diminimalisir, dengan mencari solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan pembelajaran yang sering terjadi sebelumnya. Tentu hal itu juga perlu kerja sama dan dukungan dari semua pihak, termasuk orang tua dan siswa,” tutur Kuncoro, S.Pd., M.M.

Pihak sekolah sebagai penyelengara kegiatan pembelajaran, keaktifan siswa, dan peran orang tua yang saling mendukung akan membantu memudahkan pelaksanaan PJJ semester genap ini. Mari kita tak lelah untuk terus berdoa, berharap agar pandemi ini segera berlalu, dan aktivitas kembali berjalan normal, tanpa berhenti untuk kembali mengisi hari-hari dengan aktivitas yang berarti. Tetap semangat!!

Kategori: Reportase