SMA Negeri 1 Purwareja Klampok Gelar IHT untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogi dan Profesionalisme Guru

PURWAREJA KLAMPOK – SMA Negeri 1 Purwareja Klampok menyelenggarakan In House Training (IHT) bertema “Peningkatan Kompetensi Pedagogi dan Profesionalisme Guru: Integrasi Desain Pembelajaran Mendalam dengan Pendekatan Neuropsikologi Belajar Siswa” pada Rabu (17/6/2026) di Ruang Multimedia SMA Negeri 1 Purwareja Klampok.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dan pemangku kepentingan pendidikan, di antaranya Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah, Maryanto, S.Pd., M.Sc., Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX, Isro Hartati, S.Pd., serta Dr. (Cand.) Hendri Unduh Nurmawan, M.Pd., C.STM., C.NNLP., trainer dan founder NHSC. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SMA Negeri 1 Purwareja Klampok sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan profesionalisme pendidik.

Pelatihan ini bertujuan memperkuat kompetensi pedagogi guru melalui pemahaman desain pembelajaran mendalam (deep learning) yang dipadukan dengan pendekatan neuropsikologi belajar siswa. Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan mampu memahami karakteristik peserta didik secara lebih mendalam sehingga dapat merancang pembelajaran yang efektif, bermakna, dan berpusat pada siswa.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Purwareja Klampok, Asih Pangestuti, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa guru harus terus meningkatkan kompetensinya agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin dinamis.

“Perubahan zaman menuntut guru untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Melalui kegiatan IHT ini, saya berharap seluruh guru dapat memperkaya wawasan, meningkatkan kompetensi, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pembelajaran sehingga mampu memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini menekankan pentingnya memahami proses belajar siswa dari sudut pandang neuropsikologi. Dengan memahami cara kerja otak dalam menerima, mengolah, dan menyimpan informasi, guru dapat menentukan strategi pembelajaran yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik.

Salah satu peserta, Nurhayati, S.Pd., Guru Ekonomi SMA Negeri 1 Purwareja Klampok, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan guru dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

“Pelatihan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana siswa belajar. Dengan memahami karakteristik dan proses belajar siswa, guru dapat memilih metode yang lebih tepat sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna, siswa lebih aktif, dan tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan lebih optimal,” ungkap Nurhayati.

Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi, kegiatan IHT juga menjadi wadah bagi para guru untuk berbagi pengalaman, berdiskusi, dan memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan praktik-praktik pembelajaran yang inovatif. Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 1 Purwareja Klampok menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi pedagogi dan profesionalisme guru.

Diharapkan hasil dari pelatihan ini dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehari-hari sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

Info Kontak

Pengunjung
  • 0
  • 1
  • 1
  • 1,099,431
  • 289,717