Terbanyak se-Banjarnegara! 38 Siswa SMAN 1 Purwareja Klampok Diterima di Jalur SNBP 2025

Sebanyak 38 siswa-siswi SMAN 1 Purwareja Klampok terbanyak diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2025, pada Selasa, 18 Maret 2025.
Dari 144 siswa-siswi yang ikut SNBP 2025, sebanyak 38 siswa diterima di beberapa PTN. “Apresiasi dan suatu kebanggaan untuk para guru pembina, pendidik, dalam mendidik siswa-siswi melalui motivasi yang selalu diberikan agar terus, rajin belajar, berjuang meraih impian mereka tercapai, ” ucap Linovia Karmelita, S.Sos., Kepala SMAN 1 Purwareja Klampok.
Menurut Linovia tahun ini, siswa yang diterima di PTN sejumlah 38 siswa. Namun, kalau dibanding SMA Negeri yang ada di Kabupaten Banjarnegara, SMAN 1 Purwareja Klampok terbanyak yang diterima di PTN lewat jalur SNBP tahun 2025.
“Prestasi ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga menggambarkan komitmen kuat sekolah dalam memajukan pendidikan dan mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk masa depan bangsa, ” ujar Linovia.
Lebih lanjut Linovia mengatakan dibalik kesuksesan para siswa, terdapat peran penting dari berbagai pihak salah satunya bimbingan para guru. Mereka memiliki tanggung jawab yang besar sebagai pembentuk karakter dan moral generasi bangsa. Dukungan dan bimbingan mereka sangatlah berarti bagi perkembangan siswa.
“Selain itu, peran orang tua juga tidak kalah pentingnya dalam memberikan dukungan dan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak-anak mereka, ” tambah Linovia.
Sementara salah satu siswa yang diterima, Syifa Aulia Widiana, siswa kelas XII, mengungkapkan rasa syukur dan bahagia karena bisa lolos SNBP pada tahun ini.
“Alhamdulillah saya sangat senang dan bersyukur karena bisa lolos SNBP jurusan Kedokteran di Unsoed Purwokerto, “ungkap Syifa dengan senyum bahagia.
Dengan prestasi yang terus meningkat dari siswa-siswanya, SMAN 1 Purwareja Klampok akan terus berkomitmen dalam mendidik siswa-siswinya dengan berbagai tantangan yang makin kompleks ditengah persaingan yang semakin ketat.
0 Komentar