Puncak Festival Bulan Bahasa dan Literasi OCOB SMAN 1 Purwareja Klampok Meriah dengan Sastra Sulap Puitik

Banjarnegara – SMAN 1 Purwareja Klampok sukses menggelar acara puncak Festival Bulan Bahasa dan Kokurikuler Literasi OCOB (One Class One Book) yang berlangsung selama dua hari, pada 23–24 Oktober 2025. Kegiatan tahunan ini menjadi ajang apresiasi dan unjuk karya literasi siswa yang dikemas dalam berbagai lomba dan pertunjukan seni.

Pada hari pertama, Kamis (23/10), kegiatan diisi dengan berbagai kompetisi literasi seperti news anker, news reading, macapat, musikalisasi puisi, dan pojok baca. Setiap kelas menampilkan karya terbaik mereka melalui pembacaan blurb dan penayangan cover buku OCOB, disertai penjurian untuk menentukan tiga besar di tiap kategori.

Puncak acara pada Jumat (24/10) diawali dengan penampilan band siswa dan video pembuka yang menambah semarak suasana. Acara resmi dibuka oleh Kepala SMAN 1 Purwareja Klampok, Linovia Karmelita, S.Sos., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kreativitas siswa dan guru pembimbing. Ia menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi berpikir kritis, serta mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan kegiatan literasi bukan sekadar lomba, tetapi kebiasaan yang membentuk karakter dan wawasan generasi muda.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan parade finalis Duta Literasi, penampilan stand-up comedy, dan penayangan AI cerita rakyat hasil karya siswa.

Sri Rahayu Fajarwati, S.Si., selaku koordinator kokurikuler literasi yang didampingi oleh Tangguh Wisnu Wijaya, S.Pd., selaku ketua Festival Bulan Bahasa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian kegaiatan kokurikuler literasi beberapa bulan terakhir. “Melalui kegiatan Festival Bulan Bahasa ini, kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk menampilkan hasil karya dan kreativitas mereka. Setiap siswa atau kelas memiliki kesempatan untuk berekspresi sekaligus menunjukkan pemahaman terhadap literasi dalam berbagai bentuk, baik tulis, visual, maupun pertunjukan,” ungkapnya.

Salah satu peserta lomba Duta Literasi, Rifal Faulana, mengatakan bahwa kegiatan ini memberinya pengalaman berharga dalam mengasah kemampuan berbicara dan menulis. “Saya jadi lebih percaya diri untuk mengekspresikan ide lewat tulisan dan tampil di depan umum. Kegiatan ini juga membuat saya semakin mencintai dunia literasi,” ungkapnya dengan antusias.

Acara juga semakin seru dengan penampilan Yoga Bagus Wicaksono, seniman asal Banyumas yang menghadirkan pertunjukan Sastra Sulap Puitik — sebuah perpaduan unik antara pembacaan puisi dan atraksi sulap. Aksi memukau ini berhasil mencuri perhatian seluruh penonton dan menjadi puncak hiburan yang sarat makna, sekaligus menegaskan bahwa sastra dapat dikemas dengan cara kreatif dan menginspirasi generasi muda.

Sorotan utama festival tahun ini adalah penampilan Apt. Yoga Bagus Wicaksono, S.Farm., sebagai guest star yang memukau penonton lewat pertunjukan sastra sulap puitik — perpaduan unik antara pembacaan puisi dan sulap yang menggugah imajinasi.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman para juara dari seluruh cabang lomba, sesi foto bersama, serta apresiasi bagi peserta terbaik. Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Purwareja Klampok menegaskan komitmennya dalam menumbuhkan budaya literasi dan kreativitas siswa di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

Info Kontak

Pengunjung
  • 0
  • 2
  • 2
  • 1,098,339
  • 289,212