Ruang Multimedia Smansa Perjaka tampak dihadiri oleh para siswa berjaket biru pada Kamis, 1 Oktober 2020. Hari ini memang menjadi hari penting bagi OSAKA (OSIS Smansa Perjaka), yaitu dimulainya agenda LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) bagi pengurus OSIS baru.Tahun 2020 ini LDK dilaksanakan selama 4 hari, tepatnya berlangsung pada tanggal 1-4 Oktober 2020 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.Tentu tidak hanya anggota OSAKA saja yang terlibat. Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, Pembina OSIS, dan pengurus OSIS masa bakti 2020/2021 merupakan bagian dari peserta kegiatan. LDK diselenggarakan dengan tujuan mempersiapkan pengurus baru agar lebih siap terjun sebagai bagian dari organisasi.

LDK menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setelah pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS selesai. Deretan pengurus baru dari mulai ketua sampai dengan anggota akan diberi wawasan kepemimpinan. Setelah dilakukan polling dalam rangka Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Masa Bakti 2020/2021 dan pengumuman resmi terhadap hasil polling tersebut, pasangan Fiony Alfianita (XI IPA 3) dan Mulia Syah Putrayanda kini yang melanjutkan kepemimpinan OSAKA. Pastinya mereka berdua tak akan berjibaku sendiri, ada 28 pengurus OSIS baru yang membantu mengusung agenda kegiatan berikutnya.

“Harapan saya untuk kepengurusan OSAKA tahun ini adalah mereka mampu mengemas beragam acara berbasiskan IT karena memang tuntutan zaman dan kondisi yang demikian. Berikutnyasaya berharap pengurus OSIS mampu menyelaraskan keseimbangan antara pembelajaran dengan kegiatan organisasi sehingga mereka tampil sebagai teladan dalam pergaulan di kalangan teman sebaya mereka ,“ papar Kuncoro, S. Pd., M.M. selaku Waka Kesiswaan saat ditemui tim website Smansa Perjaka di sela-sela kegiatan LDK.

Dasar kepemimpinan sangatlah penting untuk dijadikan bekal nonakademik bagi generasi muda agar mereka makin banyak menerima transfer ilmu sekaligus beriringan dengan praktik kerja nyata mereka di lapangan. Dengan adanya LDK, diharapkan Ketua, Wakil Ketua, dan pengurus baru OSIS Masa Bakti 2020/2021 akan lebih siap dalam menghadapi sepak terjang organisasi.

Terlebih di  era seperti sekarang ini, kegiatan siswa secara fisik tidak memungkinkan untuk digelar. Praktis, seluruh kegiatan kesiswaan harus digelar secara daring yang meminimalkan agenda pertemuan fisik. Dengan demikian, OSIS di era pandemi perlu berpikir keras sekaligus kreatif tentang konten kegiatan yang akan dijadikan program agar tidak kehilangan momen- meminjam istilah dunia jurnalistik.

Kategori: Reportase